Home

Bon-Jovi 1985Vokalis ganteng, rambut gondrong mengkilat, lirik lagu tak lepas dari kata Baby, itulah typikal band rock mainstream periode 80-an sampai awal 90-an. Anak-anak muda pemain musik hingar bingar, yang biasanya bermain di klub klub kumuh Los Angeles, tiba tiba saja bagaikan zombie, mereka keluar dari liang kubur dan gentayangan ke seluruh pelosok dunia. Ini terjadi masih di era glam-rock.

Salah satu band fenomenal di era ini adalah Bon Jovi. Mereka bukan berasal dari LA, yang merupakan basis pertahanan band rock dunia, tapi dari sebuah kota bernama New Jersey. Kemunculan Bon Jovi di periode ini cukup mengagetkan penikmat musik hingar-bingar di seluruh dunia.

Dengan dandanan yang tak kalah urakan dari para jagoan rock Los Angeles, mereka siap membuat para pria berjingkrak dan para gadis tergila-gila. Digawangi oleh 5 pemuda ganteng, Jon Bon Jovi (Vokal), Richie Sambora (Gitar) , Alec John Such (Bass), David Bryan (Keyboard) dan Tico Torres (Drum).

Debut album mereka, Bon Jovi – self titled– telah menempatkan mereka di antara band rock yang layak diperhitungkan. Formula yang disuguhkan hampir konsisten di setiap album mereka. Bon Jovi menawarkan lirik yg mudah dicerna, chorus yg memberi kesempatan kita menyanyi bersama, dentuman irama paduan rock dan dance, dan tema cinta. Mereka sangat piawai memainkan formula itu, sampai nyaris tak ada satu lagu pun yang sulit kita hapal, saking catchy nya.

Nama mereka semakin mencuat ketika merilis album ke tiga, Slippery When Wet, dengan single terkenal nya You Give Love A Bad Name. Di Indonesia sampai akhir dekade 80-an, lagu Bad Name ini jadi lagu wajib band-band lokal yang tampil di panggung.  Album berikut nya, berjudul New Jersey, semakin menancapkan nama mereka di peringkat teratas band rock dunia.

Opini subjektif saya, setelah menghasilkan album Slippery When Wet dan New Jersey, Bon Jovi tak bisa lagi menghasilkan album sehebat album tersebut. Meski band ini masih tercatat sebagai band produktif sampai di usia senja nya saat ini, tetap saja tak bisa mengalahkan kualitas mereka di 2 album yg saya sebut diatas.

Apalagi isu pertengkaran Bon Jovi dan Richie Sambora di tahun 2013 ini, semakin mengukuhkan bahwa mungkin mereka berdua tak akan bisa menghasilkan single sehebat Livin On A Prayer atau Bad Medicine.

Bon Jovi dikabarkan akan konser di Indonesia akhir tahun 2013, tepatnya setelah tanggal 17 Desember. Posisi mereka saat itu akan berada di Australia. Jadi mungkin fans Bon Jovi di Indonesia berharap ada promotor yg mau memboyongnya ke Jakarta. Sampai tulisan ini saya upload, belum ada jadwal pasti apakah band fenomenal ini akan mampir ke Indonesia, atau langsung kembali ke negaranya untuk merayakan Natal dan Tahun Baru.

Image

Discography

Bon Jovi –self titled- (1984)

7800 Fahrenheit (1985)

Slippery When Wet (1986)

New Jersey (1988)

Keep The Faith (1992)

These Days (1995)

Crush (2000)

Bounce (2002)

Have A Nice Days (2005)

Lost Highway (2007)

The Circle (2009)

What About Now (2013)

Foto : www.zimbio.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s