Home

Janis_Joplin_1970Satu malam, di tahun 2012, saya memutar album kompilasi lagu hits nya Janis Joplin. Suara lengkingan parau, lirik percintaan yg kadang galau, dan iringan musik dengan distorsi gitar yang kasar dan pilu, mendominasi telinga saya di malam itu.

Saya membayangkan Janis sedang bernyanyi di depan saya, dengan gaya hippies flamboyan khas dekade akhir 60-an. Menyedihkan juga mengingat Janis yang mati muda, tewas secara mengejutkan di kamar hotel yg disewanya di LA, pada tahun 1970.  Kematian nya diduga karena pemakaian obat-obatan secara berlebihan.

Semalam sebelum kematian nya, Janis yang tengah melakukan proses rekaman album yang kelak berjudul Pearl, sempat hangout bersama teman nya, Ken Pearson dari band Full Tilt Boogie Band. Mereka adalah pengisi aransemen musik di album yg sedang dikerjakan oleh Janis.

Janis lalu kembali ke kamar hotel. Ke esokan hari nya, teman-teman nya mendapati dia sudah tergeletak di lantai tak bernyawa. Pernyataan resmi dari pihak keluarga ; Janis mengalami gangguan di pernafasan nya secara tiba-tiba, akibat penggunaan obat-obatan sejenis heroin

Janis adalah penyanyi dengan kualitas vokal yang sangat prima. Karakter vokalnya terdengar seperti penyanyi wanita kulit hitam yang memainkan soul dan rock and blues. Setiap nada yang dinyanyikan, selalu diiringi tenaga vokal yang mantap. Tidak terbayangkan jika kita menyaksikan nya dalam sebuah pertunjukan live, dan ia bernyanyi dengan penuh tenaga seperti itu.

Karir Janis sangat singkat di dunia musik. Tapi kekuatan kharisma dan karya nya, menjadi warisan suci dalam sejarah musik dunia. Keberadaan nya yang singkat telah membuktikan bahwa publik siap menerima penyanyi blues wanita kulit-putih. Citra rock and roll semua melekat pada diri Janis ; fashion, gaya hidup, obat-obatan, dan impian tentang kedamaian batin gaya timur.

Lahir di Port Arthur, Texas 19 Januari 1943. Masa remaja Janis, bukan masa yang penuh dengan keriangan khas calon musisi dunia. Ia adalah anak yang pendiam, tersingkir dari pergaulan normal, berteman dengan orang-orang pinggiran bahkan kulit-hitam. Seringkali ia diejek dengan nama buruk seperti freak, creep, dan nama buruk lainnya.

Ketertarikan nya pada dunia musik, terutama soul dan blues, mempertemukan dirinya pada musisi di genre tersebut. Ia meninggalkan Texas, menuju ke Chicago untuk memuaskan obsesi bermusik nya. Ia bersama Jorma Kaukonen (kelak menjadi gitaris grup psychedelic-rock Jefferson Airplane), merekam sejumlah lagu, dan dirilis sebagai album independen. Janis adalah seorang pengguna obat bius dan peminum. Ia akhirnya dipaksa pulang ke Texas untuk menata kembali pola hidupnya yang nyaris tak terkendali.

Ia mulai menata hidupnya kembali di Texas. Masuk kuliah Antropogi di Lamar University – Texas, meskipun tidak ia selesaikan. Ia tidak benar-benar meninggalkan obsesi bermusik nya, dan bergabung dengan band Big Brother and the Holding Company. Ia menghasilkan dan merekam sejumlah lagu bersama mereka.

Lalu ia ber solo karir, dan menggaet Kozmic Blues dan merekam satu album bersama mereka. Lalu band yang bekerjasama, menjelang akhir hidup nya,  yaitu Full Tilt Boogie Band. Siapapun band pengiring nya, pesona Janis Joplin sendiri sudah menjadi ‘barang jualan’ yang sangat hebat. Sampai ajal menjemput nya di usia nya yang sangat muda, 27 tahun, pada 4 Oktober 1970.

Kamar dimana ia meninggal, di Landmark Hotel LA (kini berganti nama menjadi Highland Garden), menjadi salah satu daya tarik pengunjung hotel. Hotel ini, tidak mengubah nomor kamar tempat Janis ditemukan tergeletak tak bernyawa, Kamar No 105. Bahkan banyak pengunjung hotel yang sengaja memesan kamar tersebut.

Image

Menurut karyawan Landmark Hotel, beberapa kali terjadi peristiwa menyeramkan di hotel itu. Jika ada beberapa orang sedang berkumpul dan membicarakan Janis di hotel itu, maka tiba-tiba saja terdengar pintu dibanting. Peristiwa lain misalnya, pernah seluruh line telpon hotel berdering tanpa tahu sebabnya. Lalu operator telpon melapor pada pemilik Hotel. Mereka bergumam ‘Ini pasti kerjaan Janis’, seketika itu juga seluruh suara telpon yang sedang menggila itu berhenti.

Janis kini telah tiada, tapi lengkingan suara nya masih didengar oleh para penikmat musik di seluruh dunia, yang bahkan belum lahir ketika Janis meninggal dunia.

Diskography

Bersama Big Brother and the Holding Company

Big Brother and the Holding Company (1967)

Cheap Thrills (1968)

Bersama Cozmic Blues

I Got Dem Ol’ Kozmic Blues Again Mama (1969)

Bersama Full Tilt Boogie Band

Pearl (1971)

Referensi tulisan

http://www.findadeath.com/Deceased/j/Janis%20%20Joplin/janis_joplin.htm

http://en.wikipedia.org/wiki/Janis_Joplin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s