Home

Deep Purple Konser di Indonesia (1975) : Menyaksikan Kejayaan Sang Bintang di Masa nya..
Tidak banyak orang yg masih ingat, bahwa konser rock terbesar pertama di Indonesia, adalah konser grup rock raksasa Deep Purple di Jakarta tahun 1975. Bayangkan anak muda penggemar musik rock di jaman itu. Tidak ada channel tv kabel, tidak ada Youtube, tidak ada Facebook dan Twitter tempat berinteraksi nya sesama fans, bahkan referensi majalah yg sangat terbatas jumlahnya. Mereka hanya bisa memandangi poster grup rock favoritnya, dan membayangkan mereka bergerak, meloncat diatas panggung, dan memainkan gitar mautnya. Hanya membayangkan mereka hidup, tidak ada Youtube.
Ketika datanglah berita bahwa Deep Purple akan datang ke Indonesia, bayangkan betapa histerisnya mereka saat itu. Grup band favorit remaja di dunia saat itu, datang ke Indonesia, beraksi di hadapan mata, siapa yang menyangka. Ini adalah kesempatan satu kali seumur hidup, menyaksikan grup band yg sedang berada di puncak karirnya memainkan langsung lagu lagu hits nya.

Poster Promo Konser Deep Purple di Indonesia

Poster Promo Konser Deep Purple di Indonesia


Pada saat itu Indonesia bukan menjadi target promotor internasional untuk pemyelenggaraan pertunjukan, dibanding Jepang misalnya. Bahkan menurut promotor Deep Purple yg ditemui Denny Sabrie, wartawan majalah Aktuil saat itu, mereka tidak yakin dimana letak negara Indonesia (hey, apa mereka tidur waktu pelajaran geografi di sekolah?). Konser ini tidak lepas dari peran majalah Aktuil dan Denny Sabrie sebagai wartawan dan koresponden luar negeri saat itu. Saya akan ceritakan ttg majalah Aktuil dalam tulisan saya yg lain.
Singkat cerita, datanglah waktu yang ditunggu tunggu oleh para penggemar DP di Indonesia. Dua hari konser di Istora Senayan Jakarta, 4 – 5 Des 1975. DP mendarat di bandara dengan sambutan gegap gempita dari fans nya, tidak kalah histeris dari fans Justin Bieber dan SUJU yg diburu fans nya tahun 2000an.
Deep Purple Mendarat di Bandara...

Deep Purple Mendarat di Bandara…


Selain konferensi press standar yang menampilkan seluruh personil DP, mereka juga sempat melakukan pawai di jalan utama sekitar Bunderan HI – Thamrin, entah sampai kemana. Kebayang dong kalau Lady Gaga jadi konser di Indonesia, lalu dia melakukan pawai di HI kayak apa jadinya?
Konser dua hari berturut turut untuk satu band raksasa, mungkin baru dilakukan lagi oleh Metallica tahun 1993, yang berbuntut kerusuhan.
Sayangnya saya tidak menyaksikan langsung konser Deep Purple ini, karena usia saya baru 11 bulan. Konon konser ini benar benar mengegerkan dan dahsyat. Apalagi DP sedang berada di puncak karir nya saat itu.
Deep Purple konvoi sebelum konser di sekitaran Thamrin - Bundaran HI

Deep Purple konvoi sebelum konser di sekitaran Thamrin – Bundaran HI


Konser hari pertama berlangsung dahsyat. Penonton antusias, terhanyut dalam irama yang membuat mereka menggila. Tata lampu, dry ice, dan pengaturan sound system yg berkelas konser dunia, tentunya pengalaman pertama untuk penonton musik rock di Indonesia.
Hari kedua suasana agak panas. Konon ulah beberapa penonton nyaris saja menimbulkan keributan diantara mereka. Ulah penonton di tribun yang mengencingi penonton di bawahnya, nyaris berujung keributan. Polisi anti huru hara dipersiapkan dan membuat lokasi konser seperti zona perang. Anjing doberman menjadi unit pelengkap pengamanan bahkan di baris depan penonton. Kebayang gak sih, lagi asik asiknya nikmati lagu sambil goyangin badan, eh di depan kia anjing menggonggong. Oke lah, ini tahun 70an, jadi ulah norak penonton, pengamanan konser yg over protective utk konser sebesar ini masih bisa difahami.
Hari kedua konser, dibuka oleh band kebanggaan tanah air, God Bless. Pilihan yg tepat, karena secara kualitas bermusik, dan penampilan panggung, mereka adalah yg terbaik yg kita miliki.
Aksi Deep Purple di atas pangung..ini baru namanya rock!

Aksi Deep Purple di atas pangung..ini baru namanya rock!


DP di konser ini, saya anggap bukan di formasi terbaiknya. Ian Gillian, vokalis kedua band ini, telah hengkang dari band karena konflik internal. Ian adalah vokalis ketika band ini merilis album kedua mereka dan mengubah haluan musik nya menjadi lebih rock. Ritchie Blackmore, gitaris yg justru kita dengarkan di album mereka, juga hengkang dari band bbrp bulan saja sebelum DP konser di Indonesia. Blackmore di cap sebagai salah satu gitaris terhebat sepanjang masa.
Untunglah penonton Indonesia, masih bisa menyaksikan personil top DP, yaitu John Lord (Keyboard) yg menjadi salah satu pendiri dan otak bermusik band ini. Lalu Ian Paice (Drum) dan Glen Hughes (Bass) yg lihai di posisinya, David Coverdale (Vokal), adalah vokalis hebat. Sementara gitaris Tommy Bollin tidak berhasil menggantikan kharisma Blackmore, bahkan beberapa kritisi mengganggap nya gagal mengisi posisi band sebesar DP. Tapi oke lah, penonton Indonesia sepertinya terpuaskan dengan keseluruhan aksinya.
Formasi inilah yang mengguncang Jakarta, selama dua hari, dua show, berturut turut. Penonton dipuaskan dengan penampilan DP membawakan sejumlah hits mereka seperti Smoke On The Water, Burn, Lazy, dan tentunya lagu hits sepanjang masa Soldier of Fortune.
Suasana penonton konser..

Suasana penonton konser..


John Lord dengan keyboard nya, sempat memainkan petikan lagu Padamu Negeri dan Burung Kakatua di sela aransemen musik yg sedang dimainkan DP.
Beberapa hal yang tak boleh luput dari pendokumentasian kita, para pemuja musik rock adalah ;
– Pada konsernya di Indonesia, salah satu crew DP, meninggal secara tragis akibat terjatuh dari lift yg masih dalam proses pemasangan. Kabarnya,Patsy Collins ,yg merupakan bodyguard nya Tommy Bollin (Gitaris DP), sedang dalam keadaan mabuk ketika peristiwa ini terjadi. Ia naik lift dan kelihatannya tidak sabar karena lift dirasa terlalu lambat. Lalu ia berhenti di satu lantai, masuk ke pintu lift yg sedang direnovasi, dan tidak memperhatikan tanda larangan masuk. Atas insiden ini, 3 orang kru DP sempat ditahan utk dimintai keterangan, oleh pihak Kepolisian.
– Beredar rumor bahwa pasokan listrik di Jakarta terganggu, karena arus listrik di suplai ke lokasi konser untuk memenuhi kebutuhan arus listrik. Isu ini kemudian dibantah, siapa yang tahu?
– Kedatangan DP ke Indonesia tidak bisa lepas dari peran majalah Aktuil dan Denny Sabrie. Denny dikenal sangat dekat dg DP karena ia sempat mengikuti DP di beberapa konser nya. Ia lah yang secara intens membujuk promotor DP untuk mampir ke Indonesia.
– Benarkah suasana chaos pada saat konser berlangsung? Pada beberapa kondisi memang iya. Seperti, hampir terjadinya keributan diantara penonton, akibat beberapa penonton di tribun mengencingi penonton dibawahnya. What?
– Konser ini di dokumentasikan oleh IKJ dan sempat di master ulang dalam satu project film dokumenter tahun 2004 dg judul Untuk Kaum Muda. Film ini tercatat sbg film dokumenter terbaik FFI 2004.
Buat kalian yg bosan dg musik emo-screamo, Deep Purple boleh dijadikan pilihan pertama jika ingin kembali ke era 70an. Hampir seluruh lagu di album nya seperti dibuat untuk live show. Chorus yg dibuat untuk dinyanyikan bersama penonton, dan solo gitar bersahut sahutan dg solo keyboard, hanya sedap dinikmati ketika mendengar atau menyaksikan nya secara live. Jangan lewatkan lengkingan vokal Ian Gillian yg tak kalah oktav nya dg Mariah Carey.
DP kemudian melakukan konser kembali di Indonesia, pada tahun 2002 di Jakarta Convention Centre / JCC. Tentunya publik Indonesia harus menunggu lebih dari 20 tahun utk kembali menyaksikan penampilan live DP. Di konser kali ini, Ian Gillian sang vokalis handal dan legendaris DP, kini tampil di Indonesia. Hanya John Lord (keyboardis sekaligus pendiri DP) tidak tampil, karena ia baru saja memutuskan utk hengkang dari band.
Singkatnya, band ini adalah salah satu warisan terbaik dalam sejarah musik rock sepanjang masa. @ffdarmawan

(Referensi : majalah Rolling Stones Indonesia edisi Jan 2007, dan http://www.sahabatrockers.blogspot.com)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s